Study Excursie ke Taman Safari Indonesia II

Taman Safari Indonesia II yang merupakan bagian dari Taman Safari Indonesia Group yang terletak di Desa Jatiaro, Prigen, Pasuruan, Jawa Timur dan memiliki luas lahan 400 ha serta berada di kaki Gunung Arjuno adalah destinasi wisata di Jawa Timur yang terbaik. Keberhasilan Taman Safari Indonesia Group dalam bidang konservasi dan edukasi mengenai satwa, membuat Taman Safari Indonesia II Prigen menjadi pusat konservasi di Jawa Timur dan sebagai salah satu destinasi wisata di jawa timur.
Taman Safari Indonesia (TSI) Group merupakan induk unit usaha yang di founderi oleh 3 Macan. Ketiga Founder TSI Group yaitu : Jansen Manansang (Macan 1), Frans Manansang (Macan 2), Tony Sumampau (Macan 3)
MANAJEMEN TAMAN SAFARI INDONESIA II PRIGEN
  •     Manajemen Accounting
Taman Safari Indonesia II Prigen, memiliki jenis perusahaan Jasa dibidang Pariwisata, Edukasi, dan Retail.
Adapun produk yang ada pada TSI II Prigen yaitu,
  1. Safari Adventure (wild zone & water park)
  2. Food & Beverage (Outlate, café, resto)
  3. Juggle Camp
  4. New Resort (Baobab Hotel dan Resort)
Adapun jabatan didalamnya antara lain :

Manajemen Finance : memiliki tugas mengawasi fungsi manajemen keuangan unit usaha yg ada di TSI II Prigen di bawah pantauan dari TSI Company Pusat.
 
Finance Controler : Memiliki tugas mengatur jalannya operasional perusahaan.
 
Chief IT : Memiliki tugas pembuatan system accounting yang dapat membantu chief Accounting dalam hal pembayaran tiket, pembelian barang di outlate, pembayaran makan pada outlate, biaya sewa resort. Dengan progam tiket, stand, resto,baobab resort.
 
Chief finance :Memiliki tugas menerima laporan cashier in dan cashier out dari system progam masing” unit product. Dan melaporkan kepada chief  accounting.
 
Chief Accounting : Memiliki tugas menentukan pengeluaran , book kepper, dan tax unit product.
Purchasing : Memiliki tugas pembelian bahan makanan hewan dan persedian barang retail.
 
Hotel Chief Accounting : Memiliki tugas mengatur keuangan Resort Baobab Hotel.

         Human Resourch Manajemen
Taman Safari Indonesia II Prigen, Pasuruan, Jawa timur memiliki asset berupa : gedung, satwa, dan luas tanah 300 hektar. Dan juga pegawai kurang lebih sebanyak 375 pegawai, yang dibagi menjadi beberapa golongan seperti pegawai tetap, free lanc, pegawai tambahan. Disetiap tahunnya TSI II Prigen membuka lowongan pekerjaan. HRD TSI II Prigen “Prastiyawan” mengungkapkan bahwa integreetas pegawai diutamakanuntuk menjadikan pribadi yang dapat melakukan team work yang baik.
         Sales Marketing
dalam presentasinya Ibu Tirtasari menjelaskan beberapa hal sebagai berikut.
SALES = MENJUAL PRODUK & JASA
MARKETING = MEMASARKAN
MARKETING COMMUNICATION = MENGKOMUNIKASIKAN BRAND
TUGAS UTAMA SALES
  1. Melakukan kunjungan ke klien
  2. Melakukan Telemarketing
  3. Membuat Proposal Penawaran
  4. Melakukan Follow up atas lead – lead yang didapat
  5. Memastikan semua kebutuhan customer terpenuhi sesuai kesepakatan.
TUGAS UTAMA MARKETING
  1. Menjalin kerjasama dengan pihak kedua YANG AKAN MENDUKUNG terjadinya PENJUALAN
  2. Melakukan kegiatan – kegiatan yang langsung berinteraksi dengan customer
  3. Mengadakan event – event yang akan mendatangkan pengunjung.
TUGAS UTAMA MARKETING COMMUNICATION:
  1. Menciptakan brand character
  2. Membangun brand image
  3. Mengkomunikasikan brand ke khalayak dengan berbagai cara, misal media advertising, social media, website.
Dalam menjalakan unit usahanya Manajemen Sales & Marketing Taman Safari Indonesia menerapkan 4P+3P Marketing Mix.
Manajemen Ahli Nutrisi Satwa Liar
Dalam menjalankan tugasnya Manajemen Ahli Nutrisi Satwa di TSI II Prigen selalu melakukan evaluasi pada :
  1. Perilaku Satwa Liar
  2. Pakan Alami
  3. Ketersediaan Pakan di Eksitu
  4. Kebutuhan Pakan satwa
  5. Kalkulasi menu pakan satwa
  6. Aplikasi dan kombinasi pakan satwa
  7. Jadwal menu pakan satwa
Pemberian pakan pada setiap satwa mempertimbangkan Spesies, Umur, Kebutuhan khusus, Suplemen,Enrichment.
Manajemen ANSL di TSI II Prigen selalu melakukan seleksi pakan dengan alur :
SUPLIER – PENERIMAAN – PENYIMPANAN – DISTRIBUSI – PENYAJIAN.
Jumlah satwa yang ada di TSI II Prigen ini sangat banyak ragamnya dan membutuhkan pakan yang berbeda-beda. Terdiri dari spesies :
  1. Carnivora (daging sapi, kuda, kanguru, kambing, hewan yg sudah tdk dapat berpoduksi)
  2. Herbivora(Pellet, rumput gajah, rumput jagung, rumput gajah kerdil, rumput lapang, pelepah kelapa, HMT)
  3. Primata (Buah, sayur, pellet, serangga)
  4. Aves (Buah, sayur, biji-bijian, pellet, daging, ikan, serangga)
  5. Reptil (daging, ikan, sayur)
  6. Marine Mammal (ikan, cumi, kepiting).
Bahwa dasarnya Manajemen Ahli Nutrisi Satwa Liar di TSI II Prigen bertanggung jawab akan kejiwaan serta kesehatan satwa yang ada disana dengan menjamin Good Food, Good Health, Good Breeding.

fungsi bisnis radar malang

FUNGSI BISNIS
Jawa pos (radar malang)
oleh bpk. kurniawan mohammad


Dalam keberadaannya Radar Malang tidak bisa terlepas dari keberadaan Jawa Pos Biro Malang. Jawa Pos Biro Malang berdiri sejak 1980-an. Di tahun 1999 menjelang siberlakukannya otonomi daerah di Indonesia, Jawa Pos membuat 7 radar di Jawa Timur sebagai pelopor daerah. 7 Radar yang berdiri pada tahun 1999 yaitu:

1. Malang
2. Kediri
3. Jember
4. Bromo
5. Madiun
6. Bali
7. Madura

Dan sekarang di Jawa Timur sendiri sudah ada 12 Radar, terdiri dari:

8. Banyuwangi
9. Surabaya
10. Tulungagung
11. Mojokerto
12. Jombang

Sesungguhnya Radar Malang dan Jawa Pos menjadi Group, Jawa Pos sebagai holding (perusahaan induk) yang mempunyai banyak anak perusahaan dengan berbagai macam, salah satunya adalah Radar Malang sendiri.
Dalam Produksinya Radar Malang menggunakan:
1. Media Cetak
2. Media Elektronik
3. Media Online
4. Hotel
5. Percetakan
6. Pabrik Kertas
7. Power Plant

Selain Media yang diguanakan di atas Radar Malang juga menyediakan website khusus. Website tersebut menggunggah berita sama persis seperti media cetak yang sehari-hari di edarkan. Namun khusus untuk media cetaknya setiap 3 bulan sekali di setorkan ke Jawa Pos group untuk mengikuti kompetisi terkait dengan produk (konten) dari setiap media cetaknya. Yang dinilai antaranya:
1. Foto
2. Isi berita
3. Infografis

Dan hasilnya Radar mal;ang mampu memenangkan kompetisi dengan urutan 10 Media Cetak terbaik dan terbesar di Jawa Timur.

Dalam bisnis koran radar malang menggunakan khas sebagai pedomannya. Khas disini yaitu :
1. Satu sisi produknya bisa dianggap sebagai barang
2. Sisi lain produknya bisa dianggap sebagai jasa
3. Jam kerja yang khas (devisi redaksi)

Contohnya:
1. Ada Idealis yaitu News
2. Bisnis yaitu Iklan

News terdiri dari kepentingan public dan keinginan public Sedangkan Iklan terdiri dari  kepentingan klien dan keinginan klien.

Dalam bisnisnya radar malang juga banyak mengalami tantangan, diantaranya
1. Gempuran Online, Media sosisal dan Media elektronik yang semakin maju
2. Life Stlye yang berubah. Contohnya seperti belanja online yang semakin marak digunakan
3. Perubahan demografis
Mereka menanganinya dengan strategi konten yang menarik, membuat online berbasis print (edisi bisa dicetak), berita online yang selalu up to date, dekat dengan pembaca (berinteraksi langsung) contohnya membuat kuis ataupun kompetisi, mengerti minat pembaca muda, dan menggaet komunitas, keluarga, perempuan.






Fungis Perusahaan Manufaktur

Empat Fungsi bisnis pada  Perusahan Manufaktur


Kini saya akan membahas hasil seminar dari  Dr. David Sukardi Kodrat, MM., CPM ada Empat Fungsi Bisnispada Perusahaan Manufaktur yaitu: Marketing, Finance, HRD, Production


Fungsi Sumber Daya Manusia (HRD) 


Beda Good Company VS Great Company


1. Kepemimpinan
2. Karyawan yang kompeten pada posisi yang tepat (right
    man on the right place) Siapa ... Apa ...
3. Sikap fokus yang pantang menyerah
4. Menjadi yang terbaik dalam bidangnya
5. Budaya disiplin
6. Teknologi sebagai pengungkit


KSF FUNGSI SDM



1. Rekuitmen
2. Pelatihan dan Penempatan
3. Kinerja dan Pengembangan
4. Renumerasi
5. Carier Plan dan Program Pensiun



Fungsi Produksi (Production)


Konsep Desain Tips:

1. Padukan aspek estetika emosional dan fungsional
    Rasional.
2. Untuk merangkai elemen-elemen visual dibutuhkan
    komposisi dan proporsi yang selaras dengan “rasa”
    yang “menciptakan” dan selaras dengan “selera”
    yang “menikmati”
3. Desain yang baik memiliki kecenderungan untuk
    memenangkan persaingan dan menguasai pasar


KSF FUNGSI PRODUKSI


1. Pemilihan bahan baku dan suplier -> PEMBELIAN
2. Proses produksi -> PRODUKSI
3. Penyimpanan bahan baku dan barang jadi->
    LOGISTIK
4. Pengawasan mutu dan pengembangan -> R&I
5. Pemeliharaan -> TEKNIK
6. Perencanaan kebutuhan barang jadi hingga 
    kebutuhan bahan baku -> PPIC



Fungsi Pemasaran (Marketing)


Pertimbangan Konsumen

- Tahan lama
- Kekuatan konstruksi
- Desain
- Harga
- Kemudahan memasang
- Banyaknya variasi produk
- Warna
- Display di toko
- Ukuran
- Layanan yang diberikan
- Pengantaran
- Pemasangan

Tempat Pembelian

- Mal atau yang berdiri sendiri
- Hipermarket
- Toko Komputer
- Columbia
- Pameran furnitur


Kunci Membangun Top Brand


1. Quality before price
2. Innovation before cost
3. Engagement before sales





Fungsi Keuangan ( Finance)

Pengelolaan Modal Kerja



Konsep Kuantitatif
Jumlah dana yang dibutuhkan untuk membiayai aktivitas perusahaan yang bersifat rutin

Rumus: Total Aktiva Lancar (Gross Working Capital)


Konsep Kualitatif
Kelebihan aktiva lancar terhadap utang jangka pendek
Rumus: Total Aktiva Lancar – Total Utang Lancar (Net Working Capital)


Konsep Fungsional
Dana yang dimiliki perusahaan yang digunakan untuk menghasilkan laba sesuai dengan usaha pokokperusahaan
Rumus: Kas + Piutang + Persediaan + Depresiasi


Kebutuhan Modal Kerja Berdasarkan Tingkat Operasi


Perusahaan dengan tingkat penjualan Rp120 juta / thn. HITUNG: Berapa modal kerja yang dibutuhkan jika rata-rata penjualan kredit 2 bulan dan 1 bulan dengan tingkat keuntungan (profit margin) sebesar 10%. 

Jika rata-rata penjualan kredit 2 bulan maka modal kerja yang dibutuhkan:
(Rp120.000.000 / 6) x 0,9 = Rp18 juta
Jika rata-rata penjualan kredit 1 bulan maka modal kerja yang dibutuhkan: 
(120.000.000 / 12) x 0,9 = Rp9 juta


Manfaat Modal Kerja

Melindungi perusahaan dari krisis karena turunnya nilai aktiva lancar. Kekurangan modal kerja dapat membuatperusahaan kesulitan membayar utang jangka pendek atau menangkap peluang-peluang yang menguntungkan. Kelebihan modal kerja akan mengurangi keuntungan perusahaan karena modal kerja harusdibiayai sumber-sumber yang memerlukan biaya seperti pinjaman dengan tingkat bunga tertentu.

business practice 4

MODERN MARKETING

Seminar 23 Maret 2017.
Pembicara : Benaya victorius Jaya

DEFINISI MODERN MARKET
suatu pasar dimana pembeli dan penjualnya tidak melakukan transaksi secara langsung. Pembeli hanya melihat label harga pada suatu kemasan produk dan pembeliannya dilayani secara mandiri oleh pramuniaga contohnya supermarket, minimarket, hipermarket dsb. (Hutabarat : 2009)



PERATURAN TERKAIT MODERN MARKET
Permendag No.53 / 2008 
"Pedoman penataan dan pembinaan pasar tradisional, pusat perbelanjaan dan toko modern".
Perda Jaatim No.3 / 2008 
"Perlindungan pemberdayaan pasar tradisional dan penataan pasar modern diprovinsi Jawa Timur".

PRODUCT CATEGORY IN MODERN MARKET
1. Grocery (kebutuhan sehari-hari)
  •  Beverages (minuman)  Produk minuman yang tidak membutuhkan pendingin dan bukan berbasis susu. Meliputi minuman ringan, air mineral, minumana kesehatan, sirup, minuman beralkohol, rokok dll.  
  • Cleaning  (bahan pembersih) Produk deterjen dan pembersih rumah mencakup deterjen pelembut, deterjen krim, pemutih, pembersih lantai dll.
  • Cosmetics (kosmetik) Departemen kosmetik mencakup kosmetikitu sendiri, produk kebersihan tubuh untuk dewasa dan anak-anak, tisu, dll.
  • Dry Groceries (makanan kering) Produk makanan dalam kemasan mencakup panganan ringan, biskuit, permen dan coklat, bahan pembuat kue, dll.
  • Perishables (makanan berpendingin) Produk pangan dalam kemasan yang masa pajangnya singkat atau harus berpendingin, mencakup produk-produk dari susu seperti mentega, keju, dan susu pasteurisasi, dll.
        PERSYARATAN PRODUK GROCERY
1. Memenuhi persyaratan sebagai produk yang aman konsumsi sesuai peraturan pemerintah yang terkait, misalnya PP no 69 tahun 1999 tentang Label dan Iklan Pangan yang mewajibkan makanan dalam kemasan untuk mencantumkan pada kemasan :
  • Nama Produk
  • Berat/Volume
  • Kode Depkes (MD, CD, ML, CL, SP)
  • Komposisi
  • Nama Produsen
  • Tanggal Kadaluarsa, dsb
2. Mematuhi peraturan dan perundangan mengenai hakintelektual, perpajakan serta norma-norma hukum dan sosial setempat.
3. Barcode pada kemasan, tercetak mampu dikenakan kemudian.


2. Fresh (Makanan Segar)  
a. Salad Bar (Makanan Siap Saji) aneka produk makanan siap saji yang terdiri dari aneka produk jajanan tradisional dan makanan siap saji yang diproses langsung ditempat atau dikirim setiap hari.

b. Fishery (Hasil Laut & Air Tawar) aneka produk hasil laut, produk budi daya air tawar serta produk ikan olahan  

Standar:
kondisi masih segar (tidak busuk dan bau), insang merah, sisik tidak cacat, mata bening, warna tidak pucat, tidakmenggunakan zat pengawet (formalin).

c. Fruit & Vege (Buah & Sayur) aneka produk sayuran daun dan non daun serta buah-buahan     (lokal & impor).

d. Bakery (Roti & Kue) aneka produk roti (aneka roti manis, roti tawar dll) dan kue (brownies, tiramisu, black forest dll), baik yang diproses oleh Carrefour ataupun yang dikirim oleh para pemasok.

e. Butchery (Hasil Ternak) aneka produk hasil ternak (sapi, kambing, babi, unggas)

Standar:
kondisi daging segar, sehar, melampirkan sertifikat halal dan surat keterangan yang dikeluarkan oleh dinas terkait.

f. Restaurant (Pujasera) aneka menu makanan dan minuman siap saji baik yang diproses di tempat atau dikirim setiap hari.

Standar:
tidak menggunakan bahan pengawet, diproduksi dan dikirim setiap hari dengan selalu menjaga rasa, mutu, dan kebersihan.

3. Bazaar
  • DIY : Perlengkapan pertukangan & peralatan listrik
  • Housekeeping : Perlengkapan rumah tangga
  • Culture : musik, film, buku & perlengkapan kantor
  • Leisure : Mainan, tas, & alat olah raga
  • Gardening : Peralatan,perlengkapan taman dan peliharaan
  • Cars : Perlengkapan mobil dan motor
4. Appliance
Persyaratan Produk Appliance
  • Memiliki persyaratan sebagai produk yang aman untuk digunakan dan terdaftar diperaturan pemerintah SNI (Standar Nasional Indonesia)
  • Pemasok wajib memberikan garansi purna jual
  • Pemasok wajib memiliki fasilitas pelayanan purna jual
  • Mematuhi peraturan dan perundangan mengenai hak intelektual, perpajakan serta norma-norma hukum dan sosial setempat
  • Memberikan keterangan teknik pemasangan, penggunaan dan pemeliharaan 
5. Textile
  • Shoes : separu, sandal dll
  • Permanent : pakaian dalam dll 
  • Seasonal : pakaian, celana dll
  • Household Linen : perlengkapan rumah tangga
  • Personal Accessories : tas wanita dll
Persyaratan Produk Textile
Merek yang dipakai telah mempunyai hak paten atau tidak menjiplak merek yang sudah ada, kualitas bahan dan jahitan baik, ukurannya memakai standar internasional.

Private Label
Private Label adalah merek dagang yang barang-barangnya diproduksi atau dikemasoleh pemasok. Merek dagang tersebut hanya dijual di perusahaan pemilik merek tersebut.

Keuntungan Kerjasama Private Label
  • Tidak perlu investasi dan membangun merek 
  • Pengalaman pengembangan dan pengawasan mutu produk berstandar Internasional
  • Peluang memasarkan produk ke jaringan Internasional
Mutu Produk Private Label
  • Seluruh produk private label harus melalui uji coba mutu yang dilakukan oleh BPOM atau pihak ketiga yang telah diakui pemerintah
  • Proses produksi harus memenuhi standar yang telah ditentukan Modern Market sebagai pemilik label.
Modern Market Dari Aspek Konsumen
  • Memiliki konsep harga kompetitif, suasana belanja yang nyaman, pilihan produk yang lengkap.
  • Membantu meningkatkan daya beli dan akses untuk produk berkualitas bagi konsumen dengan menyediakan produk bermutu baik dengan harga kompetitif.
  • Memiliki komitmen layanan.